Penertiban Spanduk dan Banner di Denpasar

Satpol PP Kota Denpasar menurunkan spanduk dan banner kedaluwarsa di kawasan Jalan Imam Bonjol dan Jalan Teuku Umar barat,  Sabtu (14/5).
Satpol PP Kota Denpasar menurunkan spanduk dan banner kedaluwarsa di kawasan Jalan Imam Bonjol dan Jalan Teuku Umar barat, Sabtu (14/5).

Gemabali.ID (Denpasar) - Puluhan spanduk dan banner kedaluwarsa yang membuat wajah Kota Denpasar semrawut dan kotor, kembali ditertibkan Satpol PP Kota Denpasar. Spanduk dan banner tersebut berada di sepanjang Jalan Imam Bonjol dan Jalan Teuku Umar Kecamatan Denpasar Barat.

Kepala Satpol PP Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Bawa Nendra mengatakan, dalam penertiban ini pihaknya menurunkan puluhan spanduk dan banner yang sudah kedaluwarsa. Ia mengatakan penertiban ini juga merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan Satpol PP Kota Denpasar bekerjasama dengan tim Kecamatan Denpasar Barat.

"Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota sehingga tidak kelihatan semrawut dan kumuh," ujar Nendra, Sabtu (14/5) di Denpasar. 

Ditambahkan, selain spanduk dan banner kadaluwarsa pihaknya juga menertibkan  spanduk, dan banner yang dipasang tidak pada tempatnya serta melanggar aturan.

Sebelum penertiban dilakukan pihaknya telah melakukan koordinasi bersama-sama elemen masyarakat untuk bersama-sama menurunkan spanduk dan banner tersebut.

Meskipun demikian, masih ada baliho yang sudah kedaluwarsa tidak mau diturunkan pemiliknya,” kata Nendra.

Tambah dia, kondisi pemasangan spanduk  yang tidak sesuai peraturan menyebabkan wajah perkotaan menjadi semrawut, kumuh dan merusak pemandangan.

“Untuk itu, penurunan spanduk  tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan, agar Kota Denpasar bersih dan asri, tidak kumuh dengan spanduk dan sejenisnya,” tukas Nendra. (Wij/Rls)