Susun Kebijakan, Pemprov Bali Gunakan Data BPS

Kepala BPS Provinsi Bali Hanif Yahya dalam sebuah kegiatan. (Foto: BPS Bali)
Kepala BPS Provinsi Bali Hanif Yahya dalam sebuah kegiatan. (Foto: BPS Bali)

GemaBali.id (Denpasar) – Dalam menyusun kebijakan publik, Pemprov Bali menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS), dalam hal ini BPS Provinsi Bali.

Bahkan, persentase data statistik yang digunakan hampir seratus persen.

Hal itu dikatakan Kepala BPS Bali, Hanif Yahya, S,Si.,M.Si usai peringatan Hari Statistik Nasional 2022 di Denpasar belum lama ini.

“Pemprov Bali selalu menunggu data-data dari BPS. Terutama saat kami merilis setiap bulan data indikator makro, seperti inflasi, ekspor-impor dan  pariwisata. Juga angka kemiskinan, angka pengangguran data indeks pembangunan manusia. Semua data tersebut digunakan oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota,” jelasnya.

Dengan pemanfaatan data ini, pihaknya berharap adanya dukungan dari pemerintah kabupaten/kota di Bali untuk menyelenggarakan kegiatan statistik  yang lebih baik untuk mendapatkan data berkualitas. 

“Kami terus berusaha menyediakan data statistik yang berkualitas, data yang secepat mungkin dan mudah diakses. Masyarakat dapat mengakses website BPS Bali. Semua informasi dan data ada di sana dan gratis, tak dikenakan biaya dan pungutan apapun. Silakan mengunjungi website tersebut,” kata Hanif Yahya. (Wij)