PD KMHDI Kalteng dan BEM IAHN-TP Palangka Raya Deklarasi Pemilu Damai

PD KMHDI Kalteng dan BEM IAHN-TP Palangka Raya Deklarasi Pemilu Damai (4/2/2024) (Foto:GemaBali/KMHDI Kalteng)
PD KMHDI Kalteng dan BEM IAHN-TP Palangka Raya Deklarasi Pemilu Damai (4/2/2024) (Foto:GemaBali/KMHDI Kalteng)

GemaBali.ID (Palangkaraya) - Pesta demokrasi sebentar lagi akan dimulai yaitu pada tanggal 14 Februari 2024, melihat kondisi politik nasional yang semakin memanas sehingga Pimpinan Daerah (PD) Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Kalimantan Tengah dan Badan Eksekutif Mahasiswa IAHN-TP Palangka Raya, menginisiasi dialog pemuda.(4/2/2024)

Deklarasi pemilu damai ini juga disepakati bersama dengan Kapolda kalimantan Tengah, KPU Kalimantan Tengah, Lembaga Demokrasi Kepemiluan PP KMHDI, PHDI Kalimantan Tengah dan DPP Peradah Kalimantan Tengah.

Ketua PD KMHDI Kalimantan Tengah, Betto mengingatkan kepada pemuda dan mahasiswa hindu Kalimantan Tengah terkait pentingnya pendidikan politik karena politik menentukan masa depan bangsa dan negara.

"Kegiatan ini bukan hanya sekedar formalitas namun kita harus memahami begaimana pendidikan politik yang baik khususnya Pemuda dan Mahasiswa Hindu Sekalimantan Tengah, karena politik menentukan Kehidupan berbangsa dan bernegara Kedepannya". ucap Betto

Filipi selaku Presiden BEM IAHN TP Palangka Raya juga menyampaikan sikap yang kurang lebih sama dengan betto, Filipi menekankan terkait dengan gerakan dialog pemuda ini lahir karna situasi nasional yang memanas.

"kita berkaca pada situasi nasional sehingga lahirlah gerakan dialog pemuda hari ini". pungkas Filipi

Sementara itu kesepakatan yang dihasilkan dalam diskusi tersebut terdapat empat point yang disepakti dan kemudian dibacakan menjadi deklarasi pemilu damai. Berikut pointnya:

1.mendorong pelaksananan pemilu damai dan menjaga persatuan nasional.

2. Siap mengikuti pemilu damai 2024 secara jujur, adil dan bermatabat.

3.Menolak segala bentuk penyembaran berita HOAX, kampanye hitam, ujaran kebencian dan polalisasi sosial.

4. Tunduk dan patuh pada peraturan perundang yang berlaku di negara kesatuan republik indonesia.

 

Perlu diketahui jumlah masa dalam dialog pemuda dan deklrasi pemilu damai kurang lebih dihadirkan sebanyak 100 mahasiswa.(na)