Kejati Bali Siap Tindak ASN Yang Lakukan Politik Praktis

Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Ketut Sumedana Diberikan Tongkat Komando Oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin (6/2/2024) (Foto: GemaBali/Antara)
Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Ketut Sumedana Diberikan Tongkat Komando Oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin (6/2/2024) (Foto: GemaBali/Antara)

GemaBali.ID (Jakarta) - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali yang juga Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan siap menindaklanjuti imbauan Jaksa Agung terkait netralitas ASN Kejaksaan RI harga mati.

Sumedana menyebut akan menindak tegas aparatur Kejaksaan yang berada di lingkungan Kejati Bali bagi yang terlibat dalam politik praktis.

"Semua insan Adhyaksa sampai ke tingkat daerah harus melaksanakan himbauan tegas Jaksa Agung, kalau diketemukan akan ditindak," ucap Sumedana dikutip dari Antara

Sumedana juga mengungkapkan bahwa dirinya akan mengumpulkan semua pegawai Kejati Bali untuk menyosialisasikan imbauan Jaksa Agung tersebut.

"Kami akan mengumpulkan semua pegawai untuk menyosialisasikan apa yang dimaksud oleh Bapak Jaksa Agung," kata Sumedana

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengingatkan kepada jajarannya untuk selalu netral dalam pesta demokrasi Pemilu 2024. Hal itu diucapkan pada saat melantik Kajati Bali dan Kajati DKI Jakarta, Selasa (6/2/2024)

Burhanuddin menegaskan netralitas ASN Kejaksaan adalah harga mati. Karena, tidak ada ruang bagi insan Adhyaksa untuk ikuti politik praktis.

"Untuk itu saya tugaskan Kajati DKI Jakarta dan Kajati Bali untuk memastikan hal tersebut (netralitas) di masing-masing satuan kerja yang dipimpin," ujar Burhanuddin.(ng)