Sandiaga Uno Tegaskan Pungutan 150 Ribu Rupiah Kepada Wisman Untuk Pariwisata Bali

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (Foto:GemaBali/Detik.com)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (Foto:GemaBali/Detik.com)

GemaBali.ID (Jakarta) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berbicara terkait rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk menarik pungutan Rp 150.000 kepada turis asing atau wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Bali. Kebijakan ini berlaku mulai 14 Februari 2024.

"Yang di Bali itu bukan pajak, melainkan pungutan untuk penanganan sampah dan juga kemurnian serta kelestarian budaya di Bali," ungkap Sandi, di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (7/2/2024).

Sandiaga juga menegaskan bahwa pungutan tersebut akan dipastikan pemanfaatannya bagi keberlangsungan pariwisata di Bali, termasuk bagsi masyarakat lokal.

"Jadi, kita tunggu tanggal 14 februari 2024. Kita pastikan bahwa bukan hanya pungutannya, tetapi juga pemanfaatan, kita harapkan Bali menjadi destinasi berkelas global," tegas sandi

Politisi Partai PPP itu juga mengatakan bahwa jumlah kunjungan wisman akan meningkat sekitar 30-40% pada tahun 2024. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), total wisman sepanjang 2023 mencapai 11,68 juta kunjungan meningkat 98,3% dibandingkan 2022.

"Kita sampai harus revisi tiga kali target kunjungan wisatawan mancanegara tahun lalu dan tahun ini akan ada peningkatan 30%-40%," pungkasnya.(na)