Puluhan Mahasiswa Bali Desak Hasyim Asy'ari Mundur Dari Ketua KPU

Puluhan Mahasiswa Berdemonstrasi di Depan Kantor KPU Bali (9/2/2024) Foto : GemaBali/TvOneNews))
Puluhan Mahasiswa Berdemonstrasi di Depan Kantor KPU Bali (9/2/2024) Foto : GemaBali/TvOneNews))

GemaBali.ID (Denpasar) - Puluhan mahasiswa dari macam-macam kampus di Bali melaksanakan aksi demonstrasi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali. Mahasiswa menuntut Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari mundur dari jabatannya.

"Kami minta ketua KPU RI yang sudah melakukan pelanggaran etik agar mundur dari jabatannya. Sudah tiga kali ketua KPU RI melanggar kode etik," ucap Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bali I Wayan Tresna Suwardiana di kantor KPU Bali, Jumat (9/2/2024).

Puluhan mahasiswa tersebut berkumpul dan berjalan dari parkir timur Lapangan Bajra Sandhi ke kantor KPU Bali. Para mahasiswa bersuara tentang banyak hal terkait demokrasi termasuk meminta Hasyim mundur dari jabatannya sebagai Ketua KPU RI.

Koordinator Aksi yang biasa disapa Tresna tersebut mengyngkapkan bahwa Ketua KPU RI telah melanggar kode etik dengan meloloskan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres nomor urut 2 yang dimana berpasangan dengan calon presiden Prabowo Subianto.

"Kami akan tetap mengikuti prosedur dan menghormati hukum di Indonesia. Kalau memang sudah terbukti melanggar, kami menunggu kebijakan dari pemerintah dan mungkin bisa dibatalkan pencalonannya (Gibran)," ungkap Tresna.

Para Mahasiswa melayangkan enam tuntutan, dimana selain meminta Hasyim mundur sebagai Ketua KPU RI. Salah satunya adalah menuntut agar pejabat dan aparat netral dan tidak menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye saat Pilpres dan Pilkada 2024.(gn)