Ketua KPU Bali Sambangi Mahasiswa Yang Demo di Depan Kantor

Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan (Foto:GemaBali/Detik.com)
Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan (Foto:GemaBali/Detik.com)

GemaBali.ID (Denpasar) - Ketua KPU Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan Menjumpai para Mahasiswa yang melakukan Aksi Demonstrasi di depan kantor KPU Bali.

Ketua KPU Bali tersebut tidak terlalu banyak berkomentar terkait pencalonan Gibran pada Pilpres 2024. Pria yang biasa disapa Lidartawan tersebut meminta para mahasiswa menempuh jalur hukum yang berlaku jika memang adanya pelanggaran.

"Indonesia negara hukum. Kalau dia melanggar, pasti dihukum. Ada pelanggaran, silahkan saja (dilaporkan). Kalau saya tidak berkomentar masalah itu," ucap Lidartawan.

Lidartawan menyatakan bahwa puluhan tahun dirinya berada di KPU tidak ada kecurangan atau pelanggaran dalam bentuk apapun terkait kepemiluan yang ada di pulau Dewata ini.

"Selama 21 tahun saya di KPU, tidak ada pelanggaran apapun. Pemilu di Bali selalu aman," tegasnya.

Sebelumnya, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir kepada Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari. DKPP menyatakan Hasyim melanggar etik terkait tindakannya dalam proses pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres.

"Menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir kepada Hasyim Asy'ari," kata Ketua DKPP Heddy Lugito saat membacakan putusan di Gedung DKPP yang disiarkan di YouTube DKPP, Senin (5/2/2024), dikutip dari detikNews.

Selain Hasyim, anggota KPU RI lainnya juga dijatuhi sanksi peringatan. Mereka adalah Yulianto Sudrajat, August Mellaz, Betty Epsilon Idroos, Parsadaan Harahap, Idham Holik, dan M Afifuddin.(na)