Polda Bali Ungkap Gudang Gas LPG Meledak Pernah di Gerebek Polisi

Kabid Humas Polda Bali Jansen Avitus Panjaitan (Foto:GemaBali/Istimewa)
Kabid Humas Polda Bali Jansen Avitus Panjaitan (Foto:GemaBali/Istimewa)

Gemabali.ID (Denpasar) - Kepolisian Daerah(Polda) Bali mengungkapkan bahwa gudang gas LPG yang terbakar di Jalan Cargo II, Kelurahan Ubung Kaja, Denpasar Utara yang terjadi pada Minggu (09/06/2024) pernah digerebek polisi karena diduga melakukan pengoplosan gas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengungkapkan bahwa dua tahun yang lalu pernah digerebek oleh Polda Bali.

“Lokasi itu sekitar dua tahun yang lalu pernah digerebek oleh Polda Bali juga. Peristiwa tersebut masih sedang didalami kembali,"ucap Kombes Jansen (11/6/2024).

Jansen juga mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman atas dugaan pengoplosan gas LPG tersebut. Hal itu buntut adanya pernyataan resmi dari PT. Pertamina Patra Niaga yang menyatakan bahwa gudang tersebut tidak masuk dalam agen resmi penyalur dan temuan banyak tabung gas elpiji di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, Jansen mengatakan bahwa gudang di bawah naungan CV Bintang Bagus Perkasa tersebut memiliki izin usaha. Namun, Jansen tidak menjelaskan secara detail izin yang dimiliki oleh CV yang disebutkan tersebut apakah izin untuk menjadi agen penyalur gas elpiji atau untuk kepentingan lainnya.

“CV Bintang Bagus Perkasa itu izinnya ada dan sedang didalami. Jadi kita harus pisahkan antara izin dengan peristiwanya," katanya.

Jansen juga menyebutkan bahwa tidak ada kaitan antara izin usaha yang dimiliki oleh pemilik gudang, dalam hal ini CV. Bintang Bagus Perkasa dengan peristiwa kebakaran gudang tersebut.

"Kalau izin tidak ada kaitannya dengan peristiwa. Jadi peristiwanya kita harus dalami saat ini terjadi peristiwa yang nanti akan dipastikan apakah ada unsur kelalaian atau lainnya, tetapi kita lihat peristiwa itu apakah ada unsur kelalaian atau kesengajaan," katanya.(na)